Skip to main content

Referensi tentang Sejarah dan Budaya Kerinci

Berbagai referensi sejarah dan budaya Kerinci bisa dilihat dan didownload disini

1. Peranan Kesultanan Jambi dalam Penyelesaian Konflik di Kerinci antara Wilayah adat Semurup dan Siulak pada abad 17-18 M,  lihat disini:
https://www.academia.edu/24045244/Peranan_Kesultanan_Jambi_dalam_penyelesaian_konflik_di_Kerinci_antara_wilayah_adat_Semurup_dan_Siulak_pada_abad_ke_17-18_M_Kajian_terhadap_beberapa_salinan_dan_transliterasi_naskah_piagam_dari_tambo_Kerinci_oleh_Petrus_Voorhoeve_

2.Ritual Asyeik sebagai Akulturasi antara Kebudayaan Islam dan Pra-Islam Suku Kerinci. lihat disini:
https://www.academia.edu/24462990/Ritual_Asyeik_sebagai_Akulturasi_Antara_Kebudayaan_Islam_dengan_Kebudayaan_Pra-Islam_Suku_Kerinci

3. Ragam Pakaian Adat di Wilayah Tigo Luhah Tanah Sekudung, lihat disini:
https://www.academia.edu/24541581/Ragam_Pakaian_Adat_di_Wilayah_Adat_Tigo_Luhah_Tanah_Sekudung

Boleh mengutip asal menyebut sumber! hargailah setiap tulisan dan karya ilmiah orang lain.

Comments

Suku Kerinci

Suku Kerinci

Popular posts from this blog

Sekilas Sejarah Perkembangan Islam di Kerinci

Oleh: Hafiful Hadi Sunliensyar

A. Masuknya Islam Ke Wilayah Kerinci

Agama Islam telah  masuk ke kawasan Kerinci sekitar  abad ke  14 M, hal ini dapat dilihat di dalam naskah Undang-undang Tanjung Tanah. Walaupun naskah undang-undang tersebut berasal dari Kerajaan Dharmasraya-Malayupura yang rajanya saat itu penganut Budha Tantrayana, namun sang raja mengirim seorang Khoja (Khwaja) sebagai diplomatnya dalam menjalin hubungan dengan para  Dipati di Silunjur Bhumi Kerinci. Pendakwah itu bernama "Kuja (Khwaja/Khoja) Ali Dipati" sebagaimana yang tertulis dalam naskah (Kozok, 2006).  Khoja atau Khawaja yang dalam tradisi Islam di India maupun Persia merupakan panggilan untuk seorang pendakwah beraliran Tasawuf/Thariqah. Dalam historiografi tradisional 'Kuja Ali Dipati' bahkan tidak diketahui dan tidak pernah disebut sebagai leluhur orang Kerinci, sebaliknya historiografi tradisional tersebut menyebut  enam orang ulama sebagai penyebar Islam di Kerinci pada periode abad 13…

Sejarah Negeri Jambi

Ikhtisar Sejarah Negeri Melayu Jambi
oleh Hafiful Hadi S

Rujukan Utama : Ikhtisar Sejarah Sepucuk Jambi Sembilan Lurah Oleh Usman Meng

Kepercayaan dan agama Suku Kerinci sebelum Masuknya Islam

Suku Kerinci  merupakan suku tertua di pulau sumatera Yang mendiami dataran tinggi kerinci termasuk kedalam Rumpun Proto Melayu,di duga berasal dari yunan dataran cina selatan. Di indonesia suku dayak,suku batak Dan Minangkabau memiliki kedekatan budaya dengan Suku kerinci.
   Sejak Ribuan tahun yang lalu suku Kerinci menganut sistem kepercayaan Animisme dan Dinamisme. Dimana mereka beranggapan ada kekuatan spritual lain yang mengendalikan alam semesta. Kekuatan Lain tersebut menurut mereka adalah sebagai berikut
     1. Peri  sebagai penguasa angin dan elemen udara lainnya serta bersemayam di langit
      2. Mambang Sebagai penguasa Hujan dan elemen air serta bersemayam di Laut
ada beberapa enam mambang yang dipercaya oleh suku kerinci yaitu
Mambang bujangMambang GadihMambang PanyiwatMambang PanyangkitMambang PanjumbukMambang Panyambung       3. Dewo sebagai Penguasa hutan dan elemen tanah serta bersemayam di pegunungan atau  hutan larangan
Selain mempercayai hal tersebut,suku ke…