Skip to main content

Posts

Showing posts from 2016

Naskah Surat Incung Pusaka Debai Saleh Jagung Batuah Dusun Baru Siulak

oleh: Hafiful Hadi Sunliensyar

A. Awal Penemuan
Naskah ini awalnya disimpan oleh Simpan Lamat alias Induk Kalimah yang merupakan pemakai gelar Debai Saleh di Larik Jagung Batuah Dusun Baru Siulak. Sebagai pemakai gelar "Saleh" yang merupakan gelar perempuan bagi "anak Batino" dalam Suku Kerinci, Simpan lamat bertugas sebagai pelaksana bermacam upacara-upacara ritual adat, pengobatan, dan ritual Asyeik. Namun ketika beliau wafat segala alat-alat ritual yang berada di dalam rumahnya dibuang oleh anak keturunannya dengan cara diletakkan dalam makam Ninek Debai yang berada diperbatasan Desa Dusun Baru Siulak dan Siulak Panjang, termasuk pula naskah Surat Incung ini.  Dikarenakan penulis masih punya hubungan geneologis dalam luhah Jagung Batuah dari kakek pihak Ayah maka penulis merasa punya tanggung jawab untuk memelihara dan menjaga naskah ini. B. Bentuk dan Fungsi Naskah
Naskah Surat Incung ini ditulis pada seruas bambu, dengan bagian ujung atas terbuka dan ujung b…

Referensi tentang Sejarah dan Budaya Kerinci

Berbagai referensi sejarah dan budaya Kerinci bisa dilihat dan didownload disini

1. Peranan Kesultanan Jambi dalam Penyelesaian Konflik di Kerinci antara Wilayah adat Semurup dan Siulak pada abad 17-18 M,  lihat disini:
https://www.academia.edu/24045244/Peranan_Kesultanan_Jambi_dalam_penyelesaian_konflik_di_Kerinci_antara_wilayah_adat_Semurup_dan_Siulak_pada_abad_ke_17-18_M_Kajian_terhadap_beberapa_salinan_dan_transliterasi_naskah_piagam_dari_tambo_Kerinci_oleh_Petrus_Voorhoeve_

2.Ritual Asyeik sebagai Akulturasi antara Kebudayaan Islam dan Pra-Islam Suku Kerinci. lihat disini:
https://www.academia.edu/24462990/Ritual_Asyeik_sebagai_Akulturasi_Antara_Kebudayaan_Islam_dengan_Kebudayaan_Pra-Islam_Suku_Kerinci

3. Ragam Pakaian Adat di Wilayah Tigo Luhah Tanah Sekudung, lihat disini:
https://www.academia.edu/24541581/Ragam_Pakaian_Adat_di_Wilayah_Adat_Tigo_Luhah_Tanah_Sekudung

Boleh mengutip asal menyebut sumber! hargailah setiap tulisan dan karya ilmiah orang lain.

Sejarah Kerinci: Siulak Pada Zaman Kolonialisme

Siulak pada Zaman Kolonialisme Oleh: Hafiful Hadi Sunliensyar

 Gambar 1. Haji Idris bin Haji Soetan Imam(bersurban di tengah) salah satu anak dari Haji Soetan Imam berfoto di depan Masjid Raya Siulak pada Tahun 1960-an
Pada tahun 1901 M, Terjadi pembunuhan terhadap 14 orang utusan yang dipimpin oleh Imam Marusa di dusun Lolo Gedang, utusan tersebut bertujuan berunding dengan Para Depati agar menerima tawaran Belanda yang hendak membangun loji dagang di Kerinci. Utusan tersebut dikirim oleh Sultan Dayat dari Muko-muko atas perintah controleur Indrapura Manupassa dan Resident Bengkulu. (Eman Canser, kerajaanairpura.blogspot.com). Pada Tahun 1902 M, Regent Indrapura Sultan Rusli sekaligus menjabat Sultan Indrapura mengutus rombongan yang dipimpin oleh Sultan Iradat guna berunding dengan Depati IV dan VIII Helai Kain serta memberitahu agar rakyat Kerinci bersiap-siap menghadapi Belanda yang berniat hendak menaklukan Alam Kerinci. Sultan Iradat menyarankan agar rakyat kKerinci menerima ke…

Suku Kerinci

Suku Kerinci