Skip to main content

Undang yang Empat ( Undang-Undang yang berlaku di Kerinci Abad 17- 20 M

Masihkah berlaku? UU yang telah Usang dimakan Zaman,
ternyata lekang karena panas dan lapuk Karena Hujan,,,,

Undang2 yang Empat
1. Undang2 Luak
2. Undang2 Negeri
3. Undang2 Urang Dalam Negeri

4. Undang2 Yang Duo Puluh
Undang yang duo Puluh terbagi dua
1. Undang2 Yang Selapan
2. Undang2 yang duo Bleh

Undang2 yang Selapan terbagi duo
1. Undang2 empat didarat yaitu
Pua manyarungkuk
Lalang Manyarumun
Sepah Manambun
Reban batakuk
Anaknya Undang samun yang empat yaitu:
Samun Sidudun Duman
Samun Sibujang Duman
Samun SiMenti Duman
Samun Sigajah Duman
2. Undang2 empat diair yaitu
Layang2 manyapu Buih
lapang Sipangileh
Bruk Gedang Sipaninjau
Bujuk Peremban Batang
- Anak undang2 empat diair yaitu :
Bajamban Bajambun Aro
Tapian bapaga Malu
Padang Bapaga baso
Tebing Balingkek Dingan Undang
Lawannya Empat :
-Empat yang tinggal di Luar Negeri yaitu:
Siujek mulepi Air
Gunjing ditengah Koto
Hasut
Fitnah
-Empat Masuk dalam Negeri yaitu:
Parit babenteng dingan Pusko
Laman Busepai dengan adat
Rumah Gedang Busendi batu
Adat Busendi Bahaluan

Undang Undang Yang Duo Bleh
Terbagi Duo
1. Undang yang enam dahulu
2. Undang yang enam Kemudian

1. Undang2 Yang enam Dahulu
Menunjukkan Hukum Tuduh
Tuduh2 Uhang Ka ileng
Tampo2 Uhang kamalin
Sebab Anting Jatuh enggang tirebang
Sebab Gurun layu Gajah Nempuh
Lawannya Enam yaitu:
Uhang jalan bagageh gageh
Uhang Jalan Bagesak gesak
Dibao Pikat
Dibao Langau
Kno Isik Kno Anyang
Ado Uhang Mao Burito

2. Undang2 enam Kemudian
Menunjukkan Jalan cimo
Mako datang Sirangkeh kuning Siruncing Tanduk
cundung mato uhang banyak
ngepitnyo idak nyunjungnyo idak
Dunsanak idak Sudaro Bukan
uhang ado kahilangan
nyo ado nempuh situ
Taburunyo idak tikejanyo idak tasubok nyo idak, takurungnyo idak, taikek nyo idak taregapnyo idak
Harusnyo Kno Hukum menurut Undang yang biaso
Lawannya enam yaitu :
Uhang maling Mati diparanteh
Musang dapat gunggungnyo dapat
Takurung mati
Ado tando nya barautang
Kabayeng
Karambullah

Comments

Suku Kerinci

Suku Kerinci

Popular posts from this blog

Sekilas Sejarah Perkembangan Islam di Kerinci

Oleh: Hafiful Hadi Sunliensyar

A. Masuknya Islam Ke Wilayah Kerinci

Agama Islam telah  masuk ke kawasan Kerinci sekitar  abad ke  14 M, hal ini dapat dilihat di dalam naskah Undang-undang Tanjung Tanah. Walaupun naskah undang-undang tersebut berasal dari Kerajaan Dharmasraya-Malayupura yang rajanya saat itu penganut Budha Tantrayana, namun sang raja mengirim seorang Khoja (Khwaja) sebagai diplomatnya dalam menjalin hubungan dengan para  Dipati di Silunjur Bhumi Kerinci. Pendakwah itu bernama "Kuja (Khwaja/Khoja) Ali Dipati" sebagaimana yang tertulis dalam naskah (Kozok, 2006).  Khoja atau Khawaja yang dalam tradisi Islam di India maupun Persia merupakan panggilan untuk seorang pendakwah beraliran Tasawuf/Thariqah. Dalam historiografi tradisional 'Kuja Ali Dipati' bahkan tidak diketahui dan tidak pernah disebut sebagai leluhur orang Kerinci, sebaliknya historiografi tradisional tersebut menyebut  enam orang ulama sebagai penyebar Islam di Kerinci pada periode abad 13…

Sejarah Negeri Jambi

Ikhtisar Sejarah Negeri Melayu Jambi
oleh Hafiful Hadi S

Rujukan Utama : Ikhtisar Sejarah Sepucuk Jambi Sembilan Lurah Oleh Usman Meng

Kepercayaan dan agama Suku Kerinci sebelum Masuknya Islam

Suku Kerinci  merupakan suku tertua di pulau sumatera Yang mendiami dataran tinggi kerinci termasuk kedalam Rumpun Proto Melayu,di duga berasal dari yunan dataran cina selatan. Di indonesia suku dayak,suku batak Dan Minangkabau memiliki kedekatan budaya dengan Suku kerinci.
   Sejak Ribuan tahun yang lalu suku Kerinci menganut sistem kepercayaan Animisme dan Dinamisme. Dimana mereka beranggapan ada kekuatan spritual lain yang mengendalikan alam semesta. Kekuatan Lain tersebut menurut mereka adalah sebagai berikut
     1. Peri  sebagai penguasa angin dan elemen udara lainnya serta bersemayam di langit
      2. Mambang Sebagai penguasa Hujan dan elemen air serta bersemayam di Laut
ada beberapa enam mambang yang dipercaya oleh suku kerinci yaitu
Mambang bujangMambang GadihMambang PanyiwatMambang PanyangkitMambang PanjumbukMambang Panyambung       3. Dewo sebagai Penguasa hutan dan elemen tanah serta bersemayam di pegunungan atau  hutan larangan
Selain mempercayai hal tersebut,suku ke…