Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2014

Sistem Pemerintahan Kemendapoan di Alam Kerinci

Mendapo

Mendapo atau Mandapa berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti Bangunan Tambahan. Istilah Mandapa tertulis dalam Kitab Nagarakartagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada abad 13 M. Berikut Istilah Mandapa dalam terjemahan Kitab tersebut :
Pupuh ke 8 Alinea ke 5
"Di Dalam, Sebelah selatan Manguntur Tersekat Pintu, Itulah Paseban. Rumah bagus berjajar Mengapit Jalan Kebarat, di sela tanjung berbunga lebat. Agak jauh disebelah barat Daya Panggung tempat berkeliaran Para Perwira. Tepat di Tengah-tengah Halaman Bertegak MANDAPA penuh burung ramai berkicauan.
Kemudian pada Pupuh Ke 9 Alinea ke 3
Di bagian Barat, beberapa Balai Memanjang sampai Mercudesa. Penuh Sesak Pegawai dan Pembantu serta para perwira penjaga. Dibagian selatan agak Jauh, beberapa Ruang, Mandapa dan Balai. Tempat Tinggal Abdi Sri Narapati Paguhan, bertugas Menghadap".
dari sini kita mengetahui fungsi dari Mandapa adalah tempat berkumpulnya para pembesar kerajaan Majapahit.
Adapun di Kerinci…

Undang yang Empat ( Undang-Undang yang berlaku di Kerinci Abad 17- 20 M

Masihkah berlaku? UU yang telah Usang dimakan Zaman,
ternyata lekang karena panas dan lapuk Karena Hujan,,,,

Undang2 yang Empat
1. Undang2 Luak
2. Undang2 Negeri
3. Undang2 Urang Dalam Negeri
4. Undang2 Yang Duo Puluh
Undang yang duo Puluh terbagi dua
1. Undang2 Yang Selapan
2. Undang2 yang duo Bleh

Undang2 yang Selapan terbagi duo
1. Undang2 empat didarat yaitu
Pua manyarungkuk
Lalang Manyarumun
Sepah Manambun
Reban batakuk
Anaknya Undang samun yang empat yaitu:
Samun Sidudun Duman
Samun Sibujang Duman
Samun SiMenti Duman
Samun Sigajah Duman
2. Undang2 empat diair yaitu
Layang2 manyapu Buih
lapang Sipangileh
Bruk Gedang Sipaninjau
Bujuk Peremban Batang
- Anak undang2 empat diair yaitu :
Bajamban Bajambun Aro
Tapian bapaga Malu
Padang Bapaga baso
Tebing Balingkek Dingan Undang
Lawannya Empat :
-Empat yang tinggal di Luar Negeri yaitu:
Siujek mulepi Air
Gunjing ditengah Koto
Hasut
Fitnah
-Empat Masuk dalam Negeri yaitu:
Parit babenteng dingan Pusko
Laman Busepai dengan adat
Rumah Geda…

Indar Bayang dan Indar Jati (Antara Mitos dan Fakta Sejarah Kerinci)

Suatu Keanehan
Naskah Surat Incung yang ditulis di Tanduk Kerbau dan Tanduk Kambing yang berasal dari Kemendapoan Hiang tak satupun tertulis Nama Indar Bayang dan Indar Jati. yang tertulis dalam naskah Incung itu adalah nama2 seperti : Lila Deraja, Bimbar Raja, Dipati Hiyang,Dayang Indah, Dayang Ramasah, Dara Dang Mas, Dara Lirak, Patih Suhan, Mata Salih, Dibalang Gayur dan Pamangku Malin Diman.
Kisah Indar Bayang dan Indar jati yang disebut berasal dari Pagaruyung turun di Gunung jelatang Hiang tinggi ternyata bersumber dari beberapa Naskah Arab Melayu (TK 143) dalam Kondisi masih baik dari Kemendapoan Kemantan. Di Kemendapoan kemantan sendiri banyak terdapat Naskah Arab melayu yang berasal dari Minangkabau dan Indrapura ( TK 140-142). Seperti diketahui Rajo Mudo dari kemantan yang berinisiatif mengadakan Hubungandan perjanjian dengan Minangkabau yang diwakili Tuanku Berdarah Putih di Bukit Sitinjau laut, agar Perjanjian itu dapat berlansung dan dipatuhi oleh rakyat…

Suku Kerinci

Suku Kerinci