Skip to main content

Posts

Showing posts from 2014

Penobatan Gelar Adat dan Gelar Sko, di Rumah Gedang Depati Intan Mukai Mudik

Penobatan Gelar Adat dan Gelar Sko, di Rumah Gedang Depati Intan Mukai Mudik, Larik Kampung Dalam dusun Siulak Mukai, Tigo Luhah Tanah Sekudung, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi

Membantah Artikel " Membongkar Adat Lama Pusaka Usang-58" Mengenai Puti Unduk Pinang Masak

Oleh Hafiful Hadi S

          Bahwa dalam Artikel "Membongkar Adat Lama Pusaka Usang-58" (Sumber : http://auliatasman.unja.ac.id/web/index.php/artikel/35-tasman-a#addcomments), Penulis Artikel tersebut menyajikan terjemahan dari Naskah Incung pada Tanduk Kerbau dari Luhah Datuk Singarapi Putih Sungai Penuh . Naskah ini telah diteliti oleh (1) L.C. Westenenk (1922) (2). Dr. P. Voorhoeve (1941); (3). Prof. Mohd. Yamin, SH (1953); dan (4). C.W Watson (1969-1970). Naskah ini ditulis di atas dua potong tanduk kerbau, menggunakan Tulisan Rencong Kerinci Kuno, bahasa yang dipakai adalah Melayu Kerinci. Berikut Bunyi Terjemahan Naskah Tanduk tersebut yang ditulis oleh penulis Artikel "Membongkar Adat Lama Pusaka Usang- 58" : NASKAH I (Tulisan Incong Kerinci): 1.Assalamualaikum ya Tuanku. Beri selamat anak cucu Tuan mengatur tutur. 2.tambo nenek moyang Datuk takkala masa dahulu hari Sabtu bulan Safar, aku mengarang tutur tambo. 3.nenek Paduka Berhala mengadakan anak yang be…

Silsilah Depati Mangku Bumi Tigo Luhah Tanah Sekudung Siulak

Perang Semurup - Siulak, Catatan Sejarah Kerinci yang hampir terlupakan

Artikel ini bukan untuk membangkitkan dendam lama antar wilayah adat di Kerinci  tetapi untuk meluruskan sejarah yang hampir dilupakan, agar anak cucu tidak terkecoh nantinya sebagai mana kata adat "Hilang Tembo Hilang Tanah, hanyut Celak kikih piagam hilangkan kubur nenek moyang". Perang antar negeri atau wilayah adat di kawasan Kerinci memang kerap kali terjadi, dalam beberapa surat piagam diketahui pernah terjadi perang Antara Kemantan dan Rawang memperebutkan tanah di dekat "Air Kemantan Mati", begitu pula antara Belui dengan Kemantan sehingga Sultan Indrapura turun tangan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Polemik permusuhan antar wilayah Kerinci telah dimulai sejak adanya pembagian wilayah Kerinci  yang ikut dicampuri oleh Sultan Jambi diwakili Pangeran Temenggung Kabul di bukit maupun dari Indrapura (Tuanku Berdarah Putih) sebagai dua otoritas besar yang berpengaruh di Kerinci saat itu. Saat Kain empat gabung (sebagai tanda kehormatan dan pembagian kekua…

Suku Kerinci

Suku Kerinci