Skip to main content

Tanah Sekudung Siulak II

Tanah Sekudung memiliki Struktur pemerintahan yaitu
A. Luhah yang Tigo
1. Siulak Mukai
2. Siulak Panjang
3. Siulak Gedang
A.1. Dusun Siulak Mukai dengan Enam Kelebu utama, yaitu:
1. Kelebu Rajo Liko, Depati Intan Tengah Padang, menghuni Koto Jiwa Mukai Mudik
2. Kelebu Jindah Tuo, Depati Intan Pagar Bumi Jati Alam batuah, menghuni Mukai Mudik, larik Kiyai
3. Kelebu Rajo Sulah, Depati Sengado, menghuni Mukai Tengah
4. Kelebu Rajo Indah, Depati Intan Kumbalo Bumi, menghuni Mukai Mudik larik Kampung Dalam
5. Kelebu Datuk, Depati Paduko Rajo, menghuni Mukai Hilir
6. Kelebu Jagung Indah, Depati Marajo, menghuni Mukai Mudik dan Koto Beringin

Pecahan Dusun Siulak Mukai yaitu:
1. Beberapa Tumbi di Mukai Tinggi, Mukai Pintu, Sungai langkap,Sungai Pegeh, Napal Batakuk, Sungai Lebuh, Koto Lebuh Tinggi dan Lubuk Nagodang
2. Beberapa Tumbi di Siulak Deras dan Sungai Batu Gantih
3. Beberapa Tumbi di Pelompek, Renah Kasah, Sungai Dalam, Koto Panjang dab wilayah Kecamatan Gunung Tujuh Sekitarnya sekitarnya

A.2. Dusun Siulak Panjang,tiga kelebu utama
1. Kelebu Gedang, Depati Agung, Jindah Putih,
2. Kelebu Tengah, Kiyai Rajo Simpan Bumi, Sirajo Tunggan
3. Kelebu Mudik, Temenggung Rio Mudo, Depati Mangku Bumi Tuo Kulit Putih Suko Berajo
Kelebu tambahan yaitu kelebu yang tua yang kemudian dimasukkan dalam luhah Siulak Panjang yaitu Kelebu Demong Sakti Rio Bayan dan Kelebu Jagung Batuah di Dusun Baru Depatinya Depati Rajo Mudo dan Depati Penawar Intan
Pecahan Dusun Siulak Panjang yaitu:
1. Koto Rendah
2. Koto Beringin
3. Talang Aro
4. Koto Kapeh
5. Beberapa tumbi di Sungai Pegeh
6. Beberapa Tumbi di Pelak Gedang/Sungai Lebuh
7. Beberapa Tumbi di Lubuk Nagodang
8. Beberapa Tumbi di Siulak Tenang
9. Sungai Batu gantih
10. Sungai Betung
11. Simpang tutup
12. Sungai Renah
13. Tanjung Genting
14. Sungai Gelampeh
15. Sungai Sirih
16. Sungai Sikai
17. Beberapa Tumbi di Sungai Lintang

A.3. Siulak Gedang , Tiga Luhah utama (masih disebut Luhah karena Siulak Gedang Ibu Negeri) Utama
1. Luhah Jagung Jindah, Depati Sungai Langit
2. Luhah Serajo, Depati Mangku Bumi Tuo Suto Menggalo
3. Luhah Temenggung, Rajo Simpan Bumi Tunggul Setyo Alam

Pecahan Dusun Siulak Gedang
1. Mukai Tengah
2. Kelebu Tengah Siulak Panjang
3. Koto Beringin
4. Dusun Dalam
5. Koto Tengah
6. Bandar Sedap
7. Padang Jantung
8. Siulak Kecil
9. Dusun Tinggi/Air Terjun
10. Beberapa Tumbi di Siulak Deras dan Pelompek

A.4 Kelebu di Koto Beringin Siulak
1. Kelebu Sungai Langit Depati Marajo
2. Kelebu Depati Mandaro Udo
3. Kelebu Sirajo Pilih, Depati Mangku Bumi Tuo Tanah Mendapo

Comments

Suku Kerinci

Suku Kerinci

Popular posts from this blog

Sekilas Sejarah Perkembangan Islam di Kerinci

Oleh: Hafiful Hadi Sunliensyar

A. Masuknya Islam Ke Wilayah Kerinci

Agama Islam telah  masuk ke kawasan Kerinci sekitar  abad ke  14 M, hal ini dapat dilihat di dalam naskah Undang-undang Tanjung Tanah. Walaupun naskah undang-undang tersebut berasal dari Kerajaan Dharmasraya-Malayupura yang rajanya saat itu penganut Budha Tantrayana, namun sang raja mengirim seorang Khoja (Khwaja) sebagai diplomatnya dalam menjalin hubungan dengan para  Dipati di Silunjur Bhumi Kerinci. Pendakwah itu bernama "Kuja (Khwaja/Khoja) Ali Dipati" sebagaimana yang tertulis dalam naskah (Kozok, 2006).  Khoja atau Khawaja yang dalam tradisi Islam di India maupun Persia merupakan panggilan untuk seorang pendakwah beraliran Tasawuf/Thariqah. Dalam historiografi tradisional 'Kuja Ali Dipati' bahkan tidak diketahui dan tidak pernah disebut sebagai leluhur orang Kerinci, sebaliknya historiografi tradisional tersebut menyebut  enam orang ulama sebagai penyebar Islam di Kerinci pada periode abad 13…

Sejarah Negeri Jambi

Ikhtisar Sejarah Negeri Melayu Jambi
oleh Hafiful Hadi S

Rujukan Utama : Ikhtisar Sejarah Sepucuk Jambi Sembilan Lurah Oleh Usman Meng

Kepercayaan dan agama Suku Kerinci sebelum Masuknya Islam

Suku Kerinci  merupakan suku tertua di pulau sumatera Yang mendiami dataran tinggi kerinci termasuk kedalam Rumpun Proto Melayu,di duga berasal dari yunan dataran cina selatan. Di indonesia suku dayak,suku batak Dan Minangkabau memiliki kedekatan budaya dengan Suku kerinci.
   Sejak Ribuan tahun yang lalu suku Kerinci menganut sistem kepercayaan Animisme dan Dinamisme. Dimana mereka beranggapan ada kekuatan spritual lain yang mengendalikan alam semesta. Kekuatan Lain tersebut menurut mereka adalah sebagai berikut
     1. Peri  sebagai penguasa angin dan elemen udara lainnya serta bersemayam di langit
      2. Mambang Sebagai penguasa Hujan dan elemen air serta bersemayam di Laut
ada beberapa enam mambang yang dipercaya oleh suku kerinci yaitu
Mambang bujangMambang GadihMambang PanyiwatMambang PanyangkitMambang PanjumbukMambang Panyambung       3. Dewo sebagai Penguasa hutan dan elemen tanah serta bersemayam di pegunungan atau  hutan larangan
Selain mempercayai hal tersebut,suku ke…