Skip to main content

Luhah Depati Intan Siulak Mukai


 
 LUHAH DEPATI INTAN Di Siulak Mukai

Siulak Mukai Kelebu Yang lima,Enam dengan Koto Beringin Luhah Jagung Merajo Indah Sungai Langit Depati Marajo.
A. Depati Intan Tengah Padang Tuo Tudung Negeri Di Koto Jiwa Mukai Mudik
Kelebu beliau Tigo Pulo
Depati Intan Tengah Padang
Depati Intan Tanah Mataram
Depati Intan Kualo Jambi
Permenti nya Rajo Liko

B. Depati Intan Kumbalo Bumi Kum Segalo Bumi Rajo
Kelebu Beliau Tigo Pulo
Depati Intan Kumbalo Sri
Depati Intan Kumbalo Bumi
Depati Intan Alam Pangku
 Permenti nyA Rajo Indah

C. Depati Intan Pagar Bumi Jati
Kelebu beliau 3 pulo
  • Depati Intan Pagar Bumi Jati alam batuah
  • Depati Intan Susun Negeri 
  • Depati Intan Nyalo Negeri 
D. Depati Intan Maro Masumai Di Mukai Tengah 
di dusun Mukai Tengah Kelebu Depati Intan Maro Masumai bergabung dengan dua Kelebu lain, inilah yang membentuk dusun Mukai Tengah. 
            1. Depati Intan Maro Masumai
     Permenti nyo Rajo Penghulu
2. Depati Sengado, Tigo Perut : 
  • Depati Sengado jahit negeri
  • Depati Sengado dinding negeri 
  • Depati Sengado  puncak negeri
                  Permentinya Rajo Sulah, Kelebu yang empat
  •     Sulah Kudrat
  •     Sulah Putih
  •     Sulah Panjang Belang
  •     Sulah Besar
         
           3. Depati Penawar
               Permenti Beliau Rajo Kemulu,
               Rajo Kemulu kelebu Yang tigo :
  •            Rajo Kemulu bandar kayo
  •            Rajo Kemulu tuo
  •            Rajo Kemulu Putih

F. Depati Paduko Rajo Di Mukai Hilir
    Kelebu Yang Tigo
  • Depati Paduko Rajo Permenjati Hampar Pusako
  • Depati Paduko Rajo Permendani Hampa Pusako
  • Depati Paduko Rajo  Tiang Setio
   Permentinya  Datuk, Kelebu Yang tigo
  • Datuk Agung Penghulu
  • Datuk Dewo Nyato
  • Datuk Menti

Comments

Suku Kerinci

Suku Kerinci

Popular posts from this blog

Sekilas Sejarah Perkembangan Islam di Kerinci

Oleh: Hafiful Hadi Sunliensyar

A. Masuknya Islam Ke Wilayah Kerinci

Agama Islam telah  masuk ke kawasan Kerinci sekitar  abad ke  14 M, hal ini dapat dilihat di dalam naskah Undang-undang Tanjung Tanah. Walaupun naskah undang-undang tersebut berasal dari Kerajaan Dharmasraya-Malayupura yang rajanya saat itu penganut Budha Tantrayana, namun sang raja mengirim seorang Khoja (Khwaja) sebagai diplomatnya dalam menjalin hubungan dengan para  Dipati di Silunjur Bhumi Kerinci. Pendakwah itu bernama "Kuja (Khwaja/Khoja) Ali Dipati" sebagaimana yang tertulis dalam naskah (Kozok, 2006).  Khoja atau Khawaja yang dalam tradisi Islam di India maupun Persia merupakan panggilan untuk seorang pendakwah beraliran Tasawuf/Thariqah. Dalam historiografi tradisional 'Kuja Ali Dipati' bahkan tidak diketahui dan tidak pernah disebut sebagai leluhur orang Kerinci, sebaliknya historiografi tradisional tersebut menyebut  enam orang ulama sebagai penyebar Islam di Kerinci pada periode abad 13…

Sejarah Negeri Jambi

Ikhtisar Sejarah Negeri Melayu Jambi
oleh Hafiful Hadi S

Rujukan Utama : Ikhtisar Sejarah Sepucuk Jambi Sembilan Lurah Oleh Usman Meng

Kepercayaan dan agama Suku Kerinci sebelum Masuknya Islam

Suku Kerinci  merupakan suku tertua di pulau sumatera Yang mendiami dataran tinggi kerinci termasuk kedalam Rumpun Proto Melayu,di duga berasal dari yunan dataran cina selatan. Di indonesia suku dayak,suku batak Dan Minangkabau memiliki kedekatan budaya dengan Suku kerinci.
   Sejak Ribuan tahun yang lalu suku Kerinci menganut sistem kepercayaan Animisme dan Dinamisme. Dimana mereka beranggapan ada kekuatan spritual lain yang mengendalikan alam semesta. Kekuatan Lain tersebut menurut mereka adalah sebagai berikut
     1. Peri  sebagai penguasa angin dan elemen udara lainnya serta bersemayam di langit
      2. Mambang Sebagai penguasa Hujan dan elemen air serta bersemayam di Laut
ada beberapa enam mambang yang dipercaya oleh suku kerinci yaitu
Mambang bujangMambang GadihMambang PanyiwatMambang PanyangkitMambang PanjumbukMambang Panyambung       3. Dewo sebagai Penguasa hutan dan elemen tanah serta bersemayam di pegunungan atau  hutan larangan
Selain mempercayai hal tersebut,suku ke…